Jumat, 31 Mei 2013

Come on, Beliebers!!

Oh iya, just info. Blog ini juga memuat seputar fakta, foto, video, dan informasi lainnya yang memuat seputar selebritis dunia. Terutama Justin Bieber. So, bagi yang Beliebers, maupun Swifties, Selenator, atau lainnya, silakan dibaca yaa!!

Cerbung Part 2 -Akibat MOS-

Vita melihat kembali kakak seniornya yang sedang berbincang dengan abang seniornya itu. Dia baru menyadari bahwa mereka seperti sedang membicarakan sesuatu yang sangat privasi. Sekilas, terlihat raut wajah kecewa di muka kakak seniornya tersebut, dan sesekali mereka membuang muka.
Tiba-tiba, pembicaraan mereka selesai, lalu abang senior tadi langsung berbalik. Vita baru menyadari bahwa abang senior tadi yang telah memfitnahnya.
"Udah, pergi aja lo sana! Gue udah gak mood nge-MOS-in kalian!" Seru Kakak senior tadi, lalu Ia berpaling pergi. Kakak itu langsung menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan, dan terduduk di tempat duduk taman depan koridor.
"Hah? Aku?" Jawab Vita, yang bukan merupakan balasan untuk Kakak Seniornya, tetapi seperti berbicara sendiri.
Okelah, kali ini Vita menyerah. Dia lebih memilih mencari lagi tanda tangan kakak senior lainnya. Vita kembali menelusuri sekolahnya, mencari kakak senior yang memakai bedge "SENIOR" yang terlihat mencolok, norak, dan terpampang jelas.
Vita kemudian menemukan banyak gerombolan senior laki-laki, yang tadinya Vita sangat malas untuk memohon meminta tanda tangan, tetapi dia kembali mengingat kata-kata maut dari ketua OSIS tadi.
*Flashback on*
"Kalian harus mendapat 50 tanda tangan, semua OSIS disini ada 60 orang! Dan 5 orang lagi gak datang! Kalo kalian gak dapat, kemungkinan besar kalian akan dihukum selama 2 hari MOS besok!" Seru ketua OSIS yang sangat sinis, songong, dan kentung!
*Flashback off*
"Hm, terpaksa!" Vita berucap dalam hati.

"Wah, cewek nih!" Sahut seorang senior berbehel, yang tampangnya gaaak banget untuk dipandang.
"Mau dapat tanda tangan dek?" Senior lainnya yang sedikit lebih kalem, menenangkan Vita.
"Ya, kak." Katanya sambil menyodorkan buku dan pena.
"Enak aja, banyak yang mau tanda tangan, banyak syaratnya!" Kelegaan Vita berhenti, digantikan dengan rasa takut yang lebih lagi.
"Apa?" Sahut Vita polos."
"Lo harus ...

-To be continue-

Cerbung Part 1 -Akibat MOS-

"Nama?" Ucapan dingin dengan nada tinggi terdengar dari sebuah pojok kordior Sekolah.
"Vita kak." Jawab seorang calon murid yang masih berpakaian putih dongker.
"Nama panjang!!"
"Grevita Lisa kak."
"Kurang panjang!!"
"Memang itu nama saya kak, demi Tuhaaaan!!!!"
"Bohong tuh!" Tiba-tiba seorang laki-laki lewat dengan senyum miring yang terkesan kejam.
"Kenapa kamu mau masuk SMA Cahaya Negeri?"
"Mama yang suruh."
Buuug! Tiba-tiba pandangan senior dan junior yang diketahui bernama Vita itu beralih ke seberang, ke sebuah gedung putih yang bertingkat 2.
"Wahahaha...." Vita tertawa lepas. Mungkin, anak autis pun akan tertawa jika melihat pemandangan sekali seabad itu. Seorang senior terjatuh dari tangga ketiga ketika terkejut melihat junior yang sedang makan cokelat. Senior itu bukanlah senior yang seperti dipikirkan. Tetapi, senior itu bertubuh gemuk, berbaju kesempitan, dan memakai topi SD nya.
"Woy! Jalan tuh liat-liat!!" Sahut Senior gemuk itu, yang suaranya terdengar lagi-lagi ketelinga Vita. Tapi anehnya, Vita gak bisa mengartikan bahasa itu layaknya Bahasa Indonesia seperti biasa, karena mulut senior gemuk nya itu penuh dengan 5 lolipop tanpa batang.
"Hah?" Jawab anak berkacamata, yang tak lain adalah lelaki bertubuh kurus yang mampu membuat senior gemuknya itu jatuh.
"Kalo jalan itu liat-liat!"
"Hah? Maaf mas, saya gak- gak ngerti!
Seakan mengerti kejanggalan yang terjadi, senior itu langsung MENYIMPAN lolipop itu kedalam sebuah plastik yang memang sudah ada dikantongnya.
"Kalo jalan liat-liat dong! Senior nih! Senior!"
"Maa-maaf mas. Permisi." Laki-laki berkacamata itu segera berlari ketika mengetahui mendapat jalan untuk segera pergi dari lorong tangga sempit itu. Sebenarnya, tangga itu bisa dipakai untuk 3 orang sekaligus. Tetapi, berhubung seniornya tadi tidak terbayang lebarnya, maka tangga itu tidak mustahil untuk retak.

Pandangan Vita kini beralih lagi menghadap seniornya, eh, bukan lagi seniornya kini yang berada didepannya. seniornya sekarang sudah berdiri de depan pintu ruangan tak jauh dari ujung koridir, bersama seorang lelaki putih.

-To be continue -

Persemian Blog yang SNI

Oke, hari ini saat ini di sini blog ini dilahirkan oleh sang Emak, yaitu Blogger.
*Ehem*
Pada awal kesempatan ini, saya jongkok di sini, untuk menyampaikan seranting dua ranting kata, untuk pembukaan acara peresmian BLOG standar internasional ini.
Sekedar information, kami di sini mau membuat berbagai cerita, kebiasaan, maupun kata-kata permata untuk berbagai pelajar di seluruh penjorok dunia.
Akhirnya, saya beranjak dari kedamaian jongkok saya, dan saya mengucapkan :
Sarangheyo *eh, Terimakasih!